Nasional . 22/01/2026, 14:59 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Perjalanan KRL Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung mengalami gangguan pada Kamis pagi, 22 Januari 2026, akibat masalah pada Tiang Listrik Aliran Atas (LAA) yang terdampak longsor di antara Stasiun Maja dan Stasiun Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Tiang LAA dilaporkan menjorok ke jalur kereta api sehingga membahayakan keselamatan perjalanan.
Informasi gangguan ini disampaikan KAI Commuter melalui akun resmi mereka. Gangguan terjadi sejak sekitar pukul 06.00 WIB dan berdampak pada operasional KRL di lintas tersebut. Akibatnya, perjalanan KRL di segmen Stasiun Maja–Tigaraksa pulang-pergi (PP) sementara waktu tidak dapat dilalui secara normal, dan sejumlah perjalanan dihentikan hingga penanganan selesai.
“Untuk perjalanan Commuter Line di lokasi Stasiun Maja–Tigaraksa PP saat ini belum dapat dilalui,” tulis KAI Commuter di akun X @Commuterline, Kamis, 22 Januari 2026.
Sebagai langkah antisipasi, KAI Commuter mengatur pola operasi sementara, sehingga layanan KRL lintas Tanah Abang–Rangkasbitung hanya melayani relasi Tanah Abang–Tigaraksa PP.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa laporan awal gangguan diterima dari masinis Commuter Line Nomor 1606A yang melaju dari Stasiun Parung Panjang menuju Stasiun Rangkasbitung.
“Dalam perjalanannya dari Stasiun Parung Panjang menuju Stasiun Rangkasbitung, terpantau terdapat tiang LAA yang menjorok ke jalur KA,” ujar Leza.
Petugas teknis langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan normalisasi jalur agar perjalanan kereta kembali aman.
“Saat ini petugas di lokasi sudah melakukan langkah awal untuk penanganannya. Estimasi waktu perbaikan kendala tersebut memakan waktu kurang lebih 2–3 jam, terhitung mulai pukul 06.00 WIB,” jelasnya.
Selama proses perbaikan, perjalanan KRL di lintas Tigaraksa–Maja tetap berjalan, namun dilakukan secara satu jalur bergantian dan dengan kecepatan terbatas demi keselamatan.
KAI Commuter juga mengimbau penumpang menyesuaikan kembali rencana perjalanan. Penumpang yang tidak dapat menunggu dianjurkan menggunakan moda transportasi alternatif selama perbaikan berlangsung.
“Bagi pengguna dari lintas Rangkasbitung–Maja yang tidak dapat menunggu, dapat menggunakan moda transportasi lain yang tersedia dan menyesuaikan kembali perjalanannya,” tambah Leza.
Leza menutup dengan permohonan maaf atas gangguan operasional dan keterlambatan perjalanan pagi ini.
“Kami memohon maaf atas kendala operasional dan keterlambatan perjalanannya pagi ini,” tutup Leza.
Krisna Widi/RADAR BANTEN
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media