Pendidikan . 22/01/2026, 19:20 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Kelima pilar ini dinilai penting untuk membangun kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa, yang sangat dibutuhkan dalam pendidikan lanjutan maupun dunia kerja di masa depan.
Untuk tahap awal, pemetaan kompetensi matematika akan difokuskan pada siswa SD dan SMP di wilayah Cekungan Bandung, yang meliputi:
Kabupaten Bandung Barat
Kabupaten Bandung
Kabupaten Sumedang
Kota Bandung
Kota Cimahi
Adapun jadwal pelaksanaan pemetaan kompetensi matematika telah ditetapkan sebagai berikut:
3–4 Februari 2026 untuk siswa SMP sederajat
10–11 Februari 2026 untuk siswa SD sederajat
Pelaksanaan dilakukan secara terstruktur dengan pengawasan dari tim gabungan Disdik Jabar dan ITB.
Sementara itu, Perwakilan Disdik Jawa Barat sekaligus Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Khusus dan Layanan Khusus (PKPLK) Disdik Jabar, Ai Nurhasan, menyebut bahwa pemetaan kompetensi ini memiliki dampak jangka panjang.
Menurutnya, program ini menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA dan perguruan tinggi di Jawa Barat.
“Mudah-mudahan kita bisa berkolaborasi agar ini berjalan sistematis. Dengan begitu, kita mendapatkan gambaran, solusi, dan dapat berkontribusi bersama untuk kemajuan dunia pendidikan di Jawa Barat,” ujar Ai Nurhasan.
Dengan adanya pemetaan kompetensi matematika ini, Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan berbasis data dan kebutuhan nyata siswa. Tidak sekadar mengejar nilai, tetapi juga memahami posisi, potensi, dan tantangan setiap jenjang pendidikan.
Kolaborasi antara Disdik Jabar dan ITB ini diharapkan menjadi model nasional, sekaligus langkah konkret dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih adil, adaptif, dan berkelanjutan. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media