Megapolitan . 24/01/2026, 08:30 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Banjir yang melanda sejumlah wilayah DKI Jakarta hingga Sabtu 24 Januari pagi masih belum sepenuhnya surut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, genangan air masih merendam puluhan rukun tetangga (RT) serta sejumlah ruas jalan di ibu kota.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyampaikan bahwa hingga Sabtu pagi banjir masih menggenangi 90 RT di berbagai wilayah Jakarta.
"Sabtu pagi masih ada 90 RT yang masih terendam banjir," kata Mohamad Yohan di Jakarta.
Yohan menjelaskan, salah satu wilayah dengan genangan cukup tinggi berada di Kelurahan Cawang, Jakarta Selatan. Di lokasi tersebut, ketinggian air dilaporkan mencapai hingga 2,5 meter akibat meluapnya Sungai Ciliwung.
Meski demikian, ia menuturkan bahwa secara umum kondisi banjir di Jakarta sudah menunjukkan tren penurunan. Sejumlah titik yang sebelumnya tergenang dilaporkan telah surut sejak Jumat malam.
Sebelumnya, banjir sempat mencapai titik terparah pada Jumat 23 Januari, dengan total 143 RT terendam. Angka tersebut menjadi jumlah RT terdampak terbanyak selama peristiwa banjir yang berlangsung sejak Kamis (22/1).
Untuk menangani kondisi tersebut, BPBD DKI Jakarta terus mengerahkan personel guna memantau genangan di setiap wilayah. Selain itu, koordinasi dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran air berfungsi optimal.
Berdasarkan data terbaru BPBD DKI Jakarta, berikut sebaran wilayah yang masih terdampak banjir:
Jakarta Barat (51 RT):
Kelurahan Duri Kosambi: 6 RT, ketinggian 20–120 cm
Kelurahan Kapuk: 3 RT, ketinggian 50–70 cm
Kelurahan Kedaung Kali Angke: 8 RT, ketinggian 40–50 cm
Kelurahan Rawa Buaya: 9 RT, ketinggian 50–120 cm
Kelurahan Jelambar: 4 RT, ketinggian 20 cm
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media