Viral . 28/01/2026, 19:51 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Nama es gabus bukan berasal dari bahan spons atau busa. Sebutan tersebut muncul karena teksturnya yang berpori. Mudah hancur. Menyerupai gabus saat ditekan.
Tekstur khas ini berasal dari tepung hunkwe (tepung kacang hijau) yang dimasak dan dibekukan. Saat membeku, hunkwe membentuk rongga udara alami yang menciptakan sensasi lembut dan ringan.
Dengan kata lain, tekstur tersebut sepenuhnya alami. Bukan hasil campuran benda asing. Selain aman, es gabus juga dikenal sebagai jajanan ekonomis.
Mudah membuatnya. Bahan-bahannya pun sederhana. Terjangkau dan bisa ditemukan di pasar tradisional.
Bahan Utama
Kasus ini menjadi pengingat penilaian terhadap pangan harus berbasis ilmu pengetahuan. Bukan asumsi visual. Jajanan tradisional yang telah dikonsumsi lintas generasi ini justru menyimpan nilai budaya dan nilai ekonomi besar.
Perlindungan terhadap pedagang kecil dan edukasi publik soal keamanan pangan menjadi penting agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media