Pendidikan . 28/01/2026, 19:22 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
“Kami sudah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kekurangan yang terjadi di TKA SMA,” katanya.
Beberapa masalah yang menjadi perhatian antara lain:
Gangguan jaringan internet
Kendala listrik
Perangkat komputer yang tidak optimal
Keluhan waktu pengerjaan soal yang dinilai terlalu sempit
Untuk menghindari masalah serupa, Kemendikdasmen memastikan telah melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan:
PLN untuk memastikan pasokan listrik stabil
Kominfo terkait jaringan internet dan infrastruktur digital
Pemerintah daerah sebagai pelaksana teknis di lapangan
“Salah satunya kami mengoordinasikan lebih baik lagi dengan PLN, Kominfo, dan pihak terkait lainnya,” jelas Toni.
Langkah ini dinilai krusial karena TKA berbasis komputer sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur teknologi.
Selain masalah teknis, Toni juga menanggapi keluhan siswa SMA terkait waktu pengerjaan soal yang dianggap tidak sebanding dengan jumlah soal.
Ia memastikan bahwa untuk pelaksanaan TKA SD dan SMP:
Sudah dilakukan analisis kecukupan waktu
Jumlah soal disesuaikan dengan kemampuan kognitif siswa
Sistem penilaian disempurnakan agar lebih adil
“Kami sudah melakukan analisis kecukupan waktu dengan jumlah soal yang harus dikerjakan,” ungkapnya.
Kemendikdasmen juga mengumumkan jadwal resmi pelaksanaan TKA tahun 2026 sebagai berikut:
TKA jenjang SMP:
6–16 April 2026
TKA jenjang SD:
20–30 April 2026
Dengan jadwal ini, siswa dan sekolah diharapkan dapat mempersiapkan diri lebih matang, baik dari sisi akademik maupun teknis. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media