Politik . 28/01/2026, 18:19 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Isu perombakan Kabinet Merah Putih kembali mengemuka di ruang publik. Presiden Prabowo Subianto dikabarkan tengah menyiapkan reshuffle kabinet dalam waktu dekat, yang jika terealisasi akan menjadi perombakan kelima sejak ia resmi dilantik pada 20 Oktober 2024.
Kabar ini mencuat seiring beredarnya nama-nama menteri dan pejabat setingkat menteri yang disebut-sebut berpotensi terdampak evaluasi Presiden.
Sejumlah tokoh penting dalam kabinet Prabowo dikabarkan masuk dalam daftar yang berpotensi diganti. Mereka antara lain: Menko PMK Pratikno, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Kepala Kantor Staf Presiden Muhammad Qodari, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri HAM Natalius Pigai, dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri.
Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Istana terkait kebenaran daftar tersebut.
Menanggapi isu yang berkembang, Menteri Luar Negeri Sugiono mengaku belum mendengar informasi apa pun terkait rencana reshuffle.
“Saya baru dengar. Pertanyaan itu seharusnya ditujukan ke Presiden,” ujar Sugiono saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (27/1/2026).
Ia menegaskan bahwa perombakan kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
Sementara itu, Menkomdigi Meutya Hafid memilih bungkam dan tidak memberikan komentar ketika dicegat wartawan usai menghadiri acara di Jakarta Pusat.
Selain nama-nama yang dikabarkan akan diganti, sejumlah figur juga ramai disebut sebagai calon pengisi kabinet jika reshuffle benar-benar dilakukan.
Nama-nama tersebut antara lain: Budisatrio Djiwandono, dikaitkan dengan posisi menteri. Lalu ada nama Angga Raka Prabowo, disebut-sebut sebagai kandidat Menkomdigi. Selain itu ada nama Juda Agung, calon kuat Wakil Menteri Keuangan.
Namun Budisatrio Djiwandono dengan tegas membantah kabar tersebut. Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu menegaskan masih fokus menjalankan tugas di parlemen.
“Nggak tahu. Tanyakan saja ke Pak Utut. Tugas saya tetap di Komisi I,” ujar Budisatrio di Senayan.
Kementerian Komunikasi dan Digital menjadi salah satu pos yang paling ramai dispekulasikan. Nama Angga Raka Prabowo digadang-gadang bakal menggantikan Meutya Hafid, meski belum ada konfirmasi resmi.
Di sisi lain, kursi Wakil Menteri Keuangan yang ditinggalkan Thomas Djiwandono—karena terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia—mulai menemukan kandidat kuat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara terbuka mengakui Juda Agung sebagai salah satu calon terkuat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media