Viral . 28/01/2026, 11:33 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
“Saya bilang ini es kue yang asli, jadi ini dituduh. Saya bilang bukan tapi mereka bilang es spons,” terangnya.
Disebutkan, Suderajat kembali ke rumah pada Minggu 25 Januari sekitar pukul 05.00 WIB bersama barang dagangannya sudah hancur dan tak bisa untuk dijual kembali.
Ia mengaku masih trauma dan memilih tidak berjualan sementara waktu.
“Sudah tiga hari belum jualan, gara-gara kejadian hari Sabtu ya begini, takutnya saya dikeroyokin pas ke Kemayoran,” jelasnya.
Video Viral Oknum TNI dan Polisi Obrak-Abrik Jualan Suderajat
Sebelumnya, video yang menampilkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawa Selatan, Aiptu Ikhwan Mulyadi dan Babinsa Kelurahan Utan Panjang Serda Heri Purnomo viral di media sosial.
Keduanya terlihat memberikan keterangan mengenai es gabus yang dijual Suderajat tanpa didahului hasil verifikasi laboratorium. Dalam video yang diunggah akun Instagram @feedgramindo, Aiptu Ikhwan sempat menunjukkan es gabus yang dimaksud.
"Nah sekarang ada pelaku yang menyamarkan nih. Intinya ini enggak boleh dimakan. Karena tadi kita coba kok rasanya beda, bukan kue. Ternyata nih bahannya dari spon. Spon dikasih sirop-sirop,” ujar Ikhwan dalam video tersebut.
Rekaman kemudian memperlihatkan Serda Heri tengah menginterogasi Suderajat.
“Kenapa kamu jual?” tanya Heri. “Kalau berhenti (jualan) anak bininya makan apa?” jawab Suderajat. “Ya kamu gimana, ini kalau dimakan sama anak-anak kecil ini bikin penyakit,” kata Heri dengan nada keras.
Dalam sebuah potongan video lain yang beredar di media sosial, tampak Serda Heri menyuruh Suderajat memakan es gabus jualannya sendiri.
Sambil menyuruh, Serda Heri mengucapkan pernyataan jika es gabus tersebut berbahaya maka sebaiknya yang menanggung adakah pedagang yang menjual, bukan anak-anak yang membeli.
Hasil Uji Laboratorium:
Hasil pemeriksaan laboratorium Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya memeriksa seluruh barang dagangan milik Suderajat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, disampaikan seluruh sampel es kue, es gabus, agar-agar, dan coklat meses dipastikan aman dan layak dikonsumsi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media