Internasional . 31/01/2026, 12:55 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Militer Israel dipastikan akan bertambah kuat, menyusul persetujuan Departemen Luar Negeri AS untuk menjual peralatan militer potensial ke negara zionis tersebut.
Dilaporkan Anadolu, Pentagon menyebut nilai penjualan militer potensial tersebut mencapai sekitar USD6,52 miliar.
"Persetujuan tersebut mencakup kemungkinan penjualan helikopter AH-64E Apache dan peralatan terkait senilai sekitar $3,8 miliar," kata Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan dalam sebuah pernyataan. Boeing dan Lockheed Martin akan menjadi kontraktor utama.
Secara terpisah, departemen tersebut menyetujui kemungkinan penjualan Kendaraan Taktis Ringan Gabungan (Joint Light Tactical Vehicles) dan peralatan terkait senilai sekitar $1,98 miliar. AM General LLC akan menjadi kontraktor utama.
“Penjualan yang diusulkan akan meningkatkan kemampuan Israel untuk menghadapi ancaman saat ini dan di masa mendatang dengan meningkatkan mobilitas pasukan daratnya selama operasi,” kata badan tersebut.
Departemen Luar Negeri juga menyetujui potensi penjualan paket daya Pengangkut Personel Lapis Baja Namer (tanpa transmisi), bersama dengan dukungan logistik terintegrasi dan peralatan terkait, dengan perkiraan nilai $740 juta. Rolls-Royce Solutions America akan bertindak sebagai kontraktor utama.
Amerika Serikat telah lama dikritik karena memberikan dukungan kepada Israel dalam perang di Gaza, di mana lebih dari 71.600 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, telah tewas sejak 7 Oktober 2023.
Beberapa anggota parlemen Amerika, termasuk Senator Bernie Sanders, sering menyerukan agar pemerintah AS berhenti memasok senjata ke Israel dan terlibat dalam perang Israel di Gaza.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media