Megapolitan . 01/02/2026, 22:36 WIB

Gawat! Asap Kuning PT Vopak Makan Korban, Puluhan Warga Cilegon Sesak Nafas

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

Ia memastikan bahwa struktur utama tangki dan pipa milik PT Vopak Terminal Merak dalam kondisi utuh dan tidak mengalami kebocoran.

"Asap orange yang viral di masyarakat, kami langsung sidak ke PT Vopak Terminal Merak dan langsung berkomunikasi dengan pihak manajemennya.

Saya pastikan tidak ada kebocoran baik pipa ataupun tangki, itu sisa pembuangan yang bercampur uap orange dan tidak ada yang terbakar," jelas Robinsar kepada awak media.

Meski demikian, pemerintah tidak ingin kecolongan lebih jauh terkait potensi pencemaran udara.

DLH Kota Cilegon telah mengambil langkah proaktif.

Mereka memasang empat unit alat pemantau gas dan alat pemantau emisi udara di sekitar area pabrik.

Alat-alat ini akan beroperasi selama 3x24 jam, memantau kondisi udara hingga Senin, 2 Februari 2026.

Data yang dihasilkan dari alat pemantau ini akan sangat krusial.

Data tersebut akan menjadi penentu seberapa parah tingkat pencemaran udara yang terjadi akibat sisa gas HNO3 yang dilepaskan.

Sementara itu, pihak manajemen PT Vopak melalui HRD Ajeng Yuanita menyatakan bahwa tim tanggap darurat mereka telah bergerak sigap.

Mereka mengklaim hasil pengecekan kualitas udara menunjukkan parameter normal.

Kegiatan operasional perusahaan juga diklaim tetap berjalan tanpa gangguan berarti.

Namun, tuntutan evaluasi Standard Operating Procedure (SOP) menjadi harga mati yang diminta oleh pemerintah daerah.

Tujuannya adalah demi menjamin keselamatan ribuan nyawa warga Cilegon di masa depan. - Uri/Banten Raya

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com