Nasional . 02/02/2026, 07:59 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali memberi peringatan penting bagi masyarakat. Pada Senin ini, mayoritas kota besar di Indonesia berpeluang diselimuti awan hingga diguyur hujan, mulai dari intensitas ringan sampai hujan lebat yang berpotensi disertai kilat. Kondisi ini membuat aktivitas harian masyarakat perlu ekstra waspada, terutama di wilayah perkotaan dengan mobilitas tinggi.
Melalui sistem peringatan dini cuaca, BMKG memetakan potensi hujan yang cukup merata di berbagai pulau. Situasi ini mencerminkan dinamika atmosfer yang masih aktif dan berpotensi memicu cuaca ekstrem di beberapa wilayah.
Untuk wilayah Sumatera, BMKG memprakirakan sejumlah kota besar berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang. Kota-kota tersebut meliputi Medan, Bengkulu, Padang, Pekanbaru, Jambi, Palembang, dan Bandar Lampung. Kondisi ini bisa berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama pada jam-jam sibuk.
Sementara itu, Aceh dan Tanjung Pinang diprediksi berada dalam kondisi berawan, meski masyarakat tetap disarankan untuk memantau perkembangan cuaca karena perubahan bisa terjadi dalam waktu singkat.
Pulau Jawa juga tidak luput dari potensi hujan. Prakirawan BMKG Medayu Bestari menyampaikan bahwa hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara merata di sejumlah kota besar. Wilayah yang perlu mewaspadai kondisi ini antara lain Banten, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya.
Dengan padatnya aktivitas ekonomi dan transportasi di Pulau Jawa, potensi hujan ini dapat memicu kemacetan hingga gangguan perjalanan. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rencana aktivitas dan memperhatikan kondisi cuaca terkini.
Beranjak ke Pulau Kalimantan, BMKG memprakirakan Palangkaraya, Samarinda, dan Pontianak berpotensi mengalami hujan ringan. Namun, situasi berbeda terjadi di Banjarmasin dan Tanjung Selor. Kedua wilayah ini berpeluang mengalami hujan lebat yang disertai kilat, sehingga risiko cuaca ekstrem perlu diantisipasi lebih serius.
Hujan lebat dengan kilat dapat memicu gangguan listrik hingga risiko keselamatan, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
BMKG juga mencatat potensi hujan ringan di wilayah Bali, Mataram, dan Kupang. Meski intensitasnya tergolong ringan, kondisi ini tetap berpengaruh terhadap sektor pariwisata dan aktivitas masyarakat setempat.
Sementara itu, di Pulau Sulawesi, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Mamuju dan Makassar. Kondisi lebih berat diprediksi melanda Kendari yang berpeluang diguyur hujan lebat disertai kilat. Adapun Palu, Gorontalo, dan Manado diprakirakan berada dalam kondisi berawan tebal.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media