Nasional . 02/02/2026, 20:53 WIB

Dari Olimpiade ke PPPK Paruh Waktu: Kisah Nurul Akmal yang Menyentuh Hati, Kemenpora Buka Suara

Penulis : Gatot Wahyu  |  Editor : Gatot Wahyu

Puncak karier Nurul Akmal adalah tampil di dua edisi Olimpiade:

  • Olimpiade Tokyo 2020, finis di peringkat lima besar dunia

  • Olimpiade Paris 2024, mengukuhkan statusnya sebagai atlet elite Indonesia

Di balik prestasi gemilang itu, tersimpan kisah pengorbanan fisik, mental, dan waktu—jauh dari keluarga, latihan tanpa henti, serta risiko cedera yang selalu mengintai.

Lebih dari Sekadar Status Kepegawaian

Kisah Nurul Akmal menjadi cermin penting bagi dunia olahraga Indonesia. Bukan sekadar soal PPPK Paruh Waktu, melainkan tentang bagaimana negara memaknai jasa atlet yang telah mengibarkan Merah Putih di panggung dunia.

Publik kini menanti langkah konkret pemerintah, agar penghargaan terhadap atlet tidak hanya berhenti pada tepuk tangan saat pertandingan, tetapi juga hadir dalam jaminan masa depan yang lebih layak.

Bagi Nurul, unggahan itu mungkin hanya ungkapan jujur dari hati seorang atlet. Namun bagi banyak orang, itu adalah pengingat bahwa di balik medali dan rekor, ada manusia yang juga butuh kepastian dan pengakuan

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com