Pendidikan . 02/02/2026, 11:22 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Fenomena gerhana matahari cincin dipastikan akan terjadi pada 17 Februari 2026 dan menjadi salah satu peristiwa astronomi paling dinantikan tahun ini.
Peristiwa langka ini menghadirkan pemandangan unik, ketika Matahari tampak seperti cincin bercahaya di langit karena tertutup Bulan, namun tidak sepenuhnya.
Gerhana matahari cincin hanya bisa disaksikan dari wilayah tertentu di Bumi, sehingga selalu menarik perhatian para pengamat langit dan pecinta astronomi di seluruh dunia.
Gerhana matahari cincin terjadi saat Bulan berada tepat di antara Matahari dan Bumi, namun posisi Bulan berada pada jarak yang lebih jauh.
Akibatnya, ukuran tampak Bulan terlihat lebih kecil dan tidak mampu menutupi Matahari secara total. Inilah yang membuat tepi Matahari tetap terlihat membentuk lingkaran cahaya menyerupai cincin.
Fenomena ini berbeda dengan gerhana matahari total, di mana Matahari tertutup sepenuhnya oleh Bulan.
Berdasarkan data dari situs astronomi Time and Date, rangkaian gerhana matahari cincin pada 17 Februari 2026 akan berlangsung dengan tahapan sebagai berikut:
Meski waktu telah dikonversi ke WIB, seluruh rangkaian tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia.
Mengacu pada data dari NASA Science, jalur utama gerhana matahari cincin pada Februari 2026 akan melintasi Antartika.
Pengamat yang berada tepat di jalur antumbra Bulan di kawasan tersebut dapat menyaksikan gerhana matahari cincin secara maksimal.
Sementara itu, gerhana matahari sebagian dapat terlihat dari beberapa wilayah lain, antara lain:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media