Ekonomi . 03/02/2026, 22:30 WIB

EKONOMI INDONESIA TANCAP GAS! Purbaya Ungkap Jurus Rahasia di Tahun 2026

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

Fin.co.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan keyakinan tinggi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2026 akan mengalami akselerasi yang signifikan.

Strategi yang diusung adalah dengan mengoptimalkan dua motor penggerak ekonomi sekaligus, yakni sektor pemerintah dan sektor swasta.

Purbaya berkaca pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di mana pertumbuhan ekonomi banyak ditopang oleh sektor swasta, meski pemerintah cenderung mengambil peran yang lebih pasif.

Sebaliknya, pada masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Purbaya menilai partisipasi sektor swasta kurang optimal karena kebijakan moneter yang dinilai kurang mendukung.

Oleh karena itu, Purbaya berpendapat bahwa untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, kedua sektor tersebut harus bergerak secara sinergis.

Selain itu, Purbaya juga terus berupaya memperbaiki iklim usaha di Indonesia.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengatasi berbagai hambatan investasi (debottlenecking) melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP).

Langkah ini diharapkan mampu memberikan kepastian dan rasa aman bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia.

“Setelah itu, saya pikir mencapai pertumbuhan di atas enam persen tidak akan terlalu sulit. Jadi kami memaksimalkan semua mesin pertumbuhan ekonomi agar ekonomi bisa tumbuh pada kapasitas penuhnya,” ujar Purbaya di Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

Target Ekonomi 2025 Direvisi

Meski optimistis terhadap prospek 2026, Purbaya memberikan proyeksi yang lebih realistis untuk pertumbuhan ekonomi tahun 2025.

Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 akan sedikit berada di bawah target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

APBN 2025 menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen.

Sementara itu, Purbaya memprediksi realisasi pertumbuhan ekonomi 2025 akan berada di kisaran 5,1 persen.

“Mendekati 5,2 persen, 5,1 persenlah. Ada kemungkinan di bawah target APBN,” ungkapnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com