Nasional . 03/02/2026, 14:28 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Fin.co.id – Hingga kini, 10 jenazah marinir yang gugur di Cisarua, Bandung Barat, telah dievakuasi. Kedua jenazah prajurit asal Batalyon Infanteri (Yonif) 9 Beruang Hitam tersebut berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Minggu (1/2), setelah sebelumnya dinyatakan hilang akibat tertimbun longsoran tanah di lokasi latihan.
Hingga saat ini, total prajurit yang dinyatakan gugur mencapai 23 personel. Dari jumlah tersebut:
Upaya pencarian terus dilakukan tanpa henti dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, serta relawan setempat.
Update terbaru, 4 prajurit yang dilepas secara militer adalah Serma Marinir (Anumerta) Afriyansyah dan Praka Marinir (Anumerta) Heru Susanto.
“Korps Marinir memberikan penghormatan tertinggi atas pengabdian dan pengorbanan prajurit terbaik bangsa,” ujar Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI (Mar) Endi Supardi dalam prosesi upacara di Lanudal Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Senin (2/2).
Upacara pelepasan berlangsung dalam suasana haru dan khidmat. Kedua jenazah disalatkan di Lanudal Pondok Cabe.
Prosesi dilanjutkan dengan upacara persemayaman dan pemberangkatan secara militer sebagai bentuk penghormatan tertinggi negara.
Usai upacara, kedua jenazah diberangkatkan menggunakan pesawat CASA TNI AL U-6206 menuju Bandara Radin Inten II, Lampung.
Pemakaman akan dilakukan secara militer, sesuai tradisi kehormatan bagi prajurit yang gugur.
Sehari sebelumnya, Minggu (1/2), Pangkormar juga memimpin upacara persemayaman dan pelepasan jenazah:
Keduanya gugur saat Latihan Pratugas Satgas Pengamanan Perbatasan RI–PNG dan diberangkatkan dari lokasi yang sama, Lanudal Pondok Cabe.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media