Viral . 05/02/2026, 21:40 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Transformasi ini menjadikan Khaby simbol mobilitas sosial ekstrem yang dimungkinkan oleh internet dan algoritma.
Meski disebut “pensiun”, banyak pengamat menilai langkah Khaby lebih tepat disebut sebagai exit strategy yang sangat cerdas. Karena itu Khaby Lame tak perlu lagi:
Sementara itu, AI versinya terus bekerja dan menghasilkan pendapatan. Kasus Khaby Lame kini dianggap sebagai penanda era baru dalam ekonomi kreator global, di mana identitas digital menjadi aset bernilai tinggi.
Kreator tidak lagi harus hadir secara fisik, dan AI mulai mengambil alih peran representasi publik.
Ke depan, bukan tidak mungkin wajah, suara, dan kepribadian manusia akan diperlakukan layaknya properti intelektual bernilai raksasa.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media