Nasional . 08/02/2026, 09:21 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
Untuk wilayah Indonesia timur, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Nabire, Jayawijaya, dan Merauke berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang.
BMKG menegaskan peningkatan kejadian hujan ekstrem tidak berdiri sendiri. Lembaga ini menilai perubahan iklim telah memperkuat intensitas cuaca.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani mengungkapkan laporan State of the Global Climate 2024 dari World Meteorological Organization (WMO) mencatat tahun 2024 sebagai tahun terpanas sepanjang sejarah. Anomali suhu global bahkan melampaui ambang 1,5°C dibanding masa praindustri.
Data observasi juga menunjukkan tren kenaikan suhu terjadi secara konsisten, baik global maupun regional Indonesia. Kondisi tersebut langsung memicu meningkatnya frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem.
BMKG juga merilis data 16 tahun terakhir (2010–2025). Hasilnya cukup mengkhawatirkan. Kejadian banjir dan tanah longsor menunjukkan tren peningkatan seiring kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Wilayah dengan kejadian tertinggi tercatat di Jawa Barat, kemudian Jawa Tengah, Jawa Timur, Aceh, serta sejumlah wilayah di Sumatra.
Karena itu, BMKG menekankan pentingnya sistem peringatan dini cuaca yang terintegrasi serta kolaborasi lintas sektor. Tujuannya untuk menekan risiko bencana hidrometeorologi yang semakin sering muncul.
Dengan prakiraan cuaca hari ini yang didominasi hujan, masyarakat sebaiknya:
Cuaca kini bukan sekadar soal basah atau tidak. Polanya berubah, risikonya meningkat, dan dampaknya bisa langsung terasa. Jadi sebelum beraktivitas, cek langit dan juga prakiraan BMKG. (ANTARA)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media