Megapolitan . 09/02/2026, 08:58 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melontarkan guyonan soal gorong-gorong saat meninjau kegiatan kerja bakti bertajuk Jaga Jakarta Bersih di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu pagi, 8 Februari 2026. Candaan tersebut disampaikan di tengah agenda pembersihan lingkungan yang melibatkan ribuan peserta.
Dalam kegiatan itu, Pramono didampingi Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla (JK). Keduanya tampak berbincang santai di sela peninjauan lokasi kerja bakti. Pramono mengaku sempat berkelakar mengenai peran pemimpin yang menurutnya lebih mengedepankan pemikiran.
"Tadi saya sambil bercanda sama Pak JK 'Pak JK kita ini dibesarkan dalam teknokrasi. Pasti Pak JK sama saya nggak mau masuk gorong-gorong, tapi yang bekerja adalah pikiran dan otaknya'. Pak JK ketawa," canda Pramono.
Ia kemudian menyebut bahwa aksi turun langsung ke gorong-gorong justru akan mengundang reaksi berlebihan dari publik dan media.
"Sekali-sekali Gubernur masuk gorong-gorong, saya mau aja Pak. Tapi nanti wartawan malah kaget kalau saya masuk gorong-gorong," lanjutnya.
Pramono dan JK meninjau lokasi kerja bakti di Jalan H. Amsir, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, sejak pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah, BUMN, TNI, serta Polri terlibat langsung dalam upaya pembersihan lingkungan.
Menurut Pramono, aksi bersih-bersih ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Jakarta dengan melibatkan lebih dari seratus ribu orang.
"Sekarang ini secara serentak dilakukan bersih-bersih Jakarta, jumlah yang terlibat secara keseluruhan adalah 171.134 orang di semua wilayah," kata Pramono.
Ia juga mengajak masyarakat Jakarta untuk aktif berpartisipasi melalui gerakan Jaga Jakarta Bersih. Pramono menegaskan kegiatan serupa akan menjadi agenda rutin pemerintah provinsi.
"Bagi Jakarta, kegiatan seperti ini akan dilakukan secara rutin karena kita memang ingin membuat Jakarta lebih nyaman, lebih aman, termasuk ruang terbuka hijau," sambungnya.
Senada dengan hal tersebut, Jusuf Kalla menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan kota. Ia menilai persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah.
"Karena yang kotorin Jakarta kita juga, yang bersihkan harus kita juga," imbuh JK.
JK juga menyinggung dampak banjir yang kerap terjadi di Jakarta. Menurutnya, bencana tersebut lebih banyak dirasakan oleh masyarakat kecil.
"Jangan lupa begitu banjir yang kena lebih banyak rakyat kecil. Orang di Menteng, di Kebayoran, di Pondok Indah tidak kena banjir. Yang kena rakyat kecil, jadi kita harus bertanggung jawab untuk itu," ungkap JK.
Tanggapan PSI
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media