Ekonomi . 09/02/2026, 14:54 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Pemerintah bersiap mencetak sejarah baru dalam penyelenggaraan ibadah haji. Untuk pertama kalinya, beras premium produksi dalam negeri akan diekspor ke Arab Saudi guna memenuhi kebutuhan konsumsi lebih dari 200 ribu jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026.
Ekspor perdana ini mencakup 2.280 ton beras premium, dan menjadi bagian dari kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan nasional sekaligus meningkatkan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Kebijakan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi terbatas lintas kementerian dan lembaga yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) di Jakarta, Senin.
“Mulai tahun ini kita ekspor. Kita bekerja keras agar konsumsi beras jemaah haji Indonesia di Arab Saudi berasal dari beras kita sendiri,” ujar Zulhas usai rapat.
Zulhas menegaskan, keputusan mengekspor beras untuk kebutuhan haji diambil setelah mempertimbangkan kondisi stok beras nasional yang aman dan surplus.
Dengan demikian, kebijakan ini tidak akan mengganggu pasokan maupun stabilitas harga beras di dalam negeri.
Selain memperkuat ketahanan pangan, kebijakan ini juga dinilai mampu meningkatkan kenyamanan konsumsi jemaah haji Indonesia.
“Banyak jemaah kita kurang cocok dengan beras di Arab Saudi karena beda rasa. Beras Indonesia lebih pulen dan sesuai selera masyarakat kita,” kata Zulhas.
Beras Premium Standar Internasional
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media