Ekonomi . 09/02/2026, 14:54 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
“Saudi Arabia menyambut baik. Saat ini koordinasi perizinan impor terus berjalan melalui Kementerian Perdagangan kedua negara,” kata Ahmad.
Pemerintah menilai ekspor beras untuk kebutuhan haji ini sebagai langkah awal penguatan ekspor pangan bernilai tambah, dengan skema business to business (B2B) sebelum dikembangkan secara lebih permanen.
Ke depan, peluang keberlanjutan ekspor beras haji terbuka lebar, seiring dengan upaya pemerintah menjaga swasembada pangan, memperkuat rantai pasok nasional, dan meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar global.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media