Megapolitan . 12/02/2026, 14:02 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Pemerintah Kota Tangerang Selatan mulai melakukan pemulihan ekosistem Kali Jeletreng, Serpong, menyusul dugaan pencemaran limbah pasca-kebakaran gudang di kawasan industri Taman Tekno, BSD. Meski uji cepat menunjukkan kualitas air mulai membaik, pengawasan ketat terus dilakukan untuk mengantisipasi dampak jangka panjang bagi ekosistem dan kesehatan warga.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa pemantauan kualitas air menjadi agenda prioritas dalam beberapa bulan ke depan. Ia berharap curah hujan yang tinggi dapat membantu mengencerkan residu kimia yang terbawa ke aliran sungai.
"Aliran sungai tetap berjalan dan hujan terus turun. Kami berharap residu ini segera hilang. Pemeriksaan lanjutan akan terus dilakukan untuk melihat perkembangan kondisi sungai," ujarnya saat ditemui di Balai Kota Tangerang Selatan, Kamis (12/2/2026).
Keamanan Air Minum
Pemerintah memastikan bahwa operasional Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah tersebut telah kembali normal. Sebelumnya, layanan sempat dikhawatirkan terganggu akibat temuan sejumlah ikan yang mati di beberapa titik sungai sesaat setelah kebakaran terjadi.
"Setelah dilakukan uji cepat, air dinyatakan layak digunakan kembali. Jadi, instalasi pengolahan air minum tidak ditutup permanen," tambahnya.
Secara paralel, Dinas Kesehatan Tangerang Selatan mulai menyisir pemukiman di sepanjang bantaran Kali Jeletreng. Petugas melakukan pemeriksaan dari rumah ke rumah untuk memastikan tidak ada warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan air sungai. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai warga yang terdampak secara medis.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media