Megapolitan . 12/02/2026, 11:39 WIB

Pramono Anung Minta DMI DKI Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Pendidikan dan Pemberdayaan

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri pelantikan jajaran Pengurus Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta periode 2025–2030 yang dipimpin Ma’mum Al Ayyubi. Prosesi tersebut berlangsung di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026. Dalam kesempatan itu, Pramono menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang resmi mengemban amanah baru.

Ia menilai pelantikan ini menjadi titik awal untuk mempertegas peran masjid, bukan hanya sebagai ruang ibadah, tetapi juga sebagai sentra pembelajaran dan penguatan kapasitas umat yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga harus menjadi pusat pendidikan serta pemberdayaan umat yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. Saya mengucapkan selamat dan semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan keikhlasan, serta membawa manfaat sebesar-besarnya bagi umat dan seluruh warga Jakarta,” tuturnya dalam keterangan, Kamis, 12 Februari 2026.

Menurut Pramono, masjid beserta jemaahnya menyimpan kekuatan moral dan sosial yang besar dan, insyaallah, mampu menjadi penopang ketahanan sosial di tengah perubahan Jakarta menuju kota global dan pusat ekonomi nasional. Ia menekankan bahwa pembangunan ibu kota tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur, tetapi juga perlu memperkuat fondasi sosial dan spiritual masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov DKI terus menjalankan Program Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI). Pramono meminta pengurus DMI yang baru dilantik ikut mengawal implementasi program tersebut di masjid dan musala.

“Kami terus memberikan dukungan terhadap penguatan fungsi masjid, salah satunya melalui Program Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI). Kepada jajaran pengurus DMI yang baru dilantik, saya titipkan amanah untuk turut memantau pelaksanaan program BOTI di masjid dan musala masing-masing,” jelasnya.

Ia berharap BOTI dikelola secara terbuka dan profesional agar manfaatnya dirasakan langsung oleh para pengurus, imam, marbot, guru ngaji, hingga petugas pemulasaraan jenazah.

Di sisi lain, Ketua Umum Pengurus Pusat DMI Jusuf Kalla mendorong DMI DKI Jakarta memperluas kontribusi masjid dalam menjawab persoalan sosial, seperti penguatan keluarga, pencegahan tawuran, serta isu-isu kemasyarakatan lainnya.

“Hal ini juga mencakup kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam membangun Jakarta yang lebih baik. Semoga kepengurusan DMI DKI Jakarta dapat terus berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta dalam pembangunan,” tandas Jusuf Kalla.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com