Nasional . 12/02/2026, 08:57 WIB

Siap-siap War! Diskon Tiket Kereta Lebaran 2026 Mulai Berlaku 14 Maret, Kuota Terbatas

Penulis : Ari Nur Cahyo  |  Editor : Ari Nur Cahyo

fin.co.id - Pemerintah secara resmi meluncurkan paket stimulus ekonomi besar-besaran untuk menyambut momentum Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Langkah ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli nasional selama masa mudik berlangsung.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp911,16 miliar. Dana yang bersumber dari APBN maupun non-APBN ini akan mengalir dalam bentuk diskon tiket transportasi umum untuk berbagai moda.

"Pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi dalam rangka libur Hari Besar Keagamaan Nasional tahun ini," ujar Airlangga saat memberikan paparan di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa 10 Februari 2026.

Dalam agenda tersebut, Airlangga tampak didampingi oleh sejumlah pejabat teras kabinet. Mulai dari Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menpan-RB Rini Widyantini, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Obral Diskon Tiket Kereta hingga Pesawat

Pemerintah membagi rincian stimulus transportasi ini ke dalam empat sektor utama. Masyarakat dapat memanfaatkan potongan harga ini untuk merencanakan kepulangan ke kampung halaman lebih awal.

Pertama, PT KAI (Persero) memberikan diskon tarif sebesar 30 persen untuk perjalanan kereta api. Promo ini berlaku untuk periode keberangkatan 14 hingga 29 Maret 2026. Pemerintah menargetkan sedikitnya 1,2 juta penumpang dapat menikmati fasilitas potongan harga ini.

Kedua, bagi pengguna moda transportasi laut, PT Pelni turut memangkas harga tiket sebesar 30 persen dari tarif dasar. Periode diskon ini berlangsung lebih lama, yakni mulai 11 Maret hingga 5 April 2026, dengan target menjangkau 445.000 penumpang di seluruh Indonesia.

Ketiga, kejutan besar datang dari sektor penyeberangan. ASDP memberlakukan diskon tarif hingga 100 persen alias gratis pada tanggal 12 sampai 31 Maret 2026. Program ambisius ini menyasar 945.000 unit kendaraan dan sekitar 2,4 juta penumpang yang menyeberang antar-pulau.

Keempat, pemerintah tidak melupakan pengguna transportasi udara. Maskapai penerbangan akan memberlakukan diskon tarif antara 17 hingga 18 persen khusus untuk kelas ekonomi perjalanan dalam negeri. Periode promo ini berlangsung pada 14 hingga 29 Maret 2026 dengan target serapan mencapai 3,3 juta penumpang.

Skema WFA: Kerja Sambil Mudik

Selain insentif finansial pada tiket, pemerintah juga memperkenalkan fleksibilitas waktu kerja. Airlangga menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mengurai kepadatan arus mudik agar tidak menumpuk di satu waktu tertentu.

Pemerintah secara resmi menerapkan skema Work From Anywhere (WFA) atau Flexible Working Arrangement (FWA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pekerja swasta. Skema ini berlaku selama lima hari, tepatnya pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.

"Ini harus jelas, ini adalah Work From Anywhere, bukan hari libur tambahan. Tujuannya agar mobilitas masyarakat lebih optimal dan terencana," tegas Airlangga.

Menpan-RB dan Menteri Ketenagakerjaan akan segera menerbitkan Surat Edaran (SE) untuk mengatur detail teknis pelaksanaan WFA ini. Melalui kebijakan ini, para pekerja memiliki kesempatan untuk pulang kampung lebih dulu tanpa harus mengambil jatah cuti tahunan, sembari tetap menjalankan kewajiban pekerjaan secara daring.(*).

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com