Nasional . 13/02/2026, 10:08 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
fin.co.id– Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius pada faktor keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat 13 Februari 2026, Presiden secara detail mengecek peralatan food safety yang menjadi keunggulan utama fasilitas milik kepolisian tersebut.
Tiba pukul 09.03 WIB bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Negara langsung meninjau berbagai fasilitas canggih di lahan seluas 900 meter persegi itu.
Kabag Binkar Biro SDM Polda Metro Jaya, AKBP Victor Inkiriwang, menjelaskan kepada Presiden bahwa pembangunan SPPG ini telah mengikuti standar ketat Badan Gizi Nasional (BGN).
Salah satu kecanggihan yang menarik perhatian Presiden adalah penggunaan alat food safety kit produksi Farmapol Pusdokkes Polri. Teknologi ini mampu mendeteksi empat parameter zat berbahaya, yakni formalin, nitrit, sianida, hingga arsenik secara cepat sebelum makanan didistribusikan ke anak-anak sekolah.
"Penerapan pemeriksaan keamanan pangan ini menjadi pembeda utama SPPG Polri. Jika petugas menemukan zat berbahaya dalam pengujian, maka SOP mewajibkan makanan tersebut tidak boleh didistribusikan," ujar AKBP Victor.
Tak hanya soal kandungan kimia, Prabowo juga meninjau langsung alur sterilisasi alat makan. Fasilitas ini dilengkapi dengan hydro reverse osmosis untuk pemurnian air, water heater suhu tinggi, hingga UV sterilizer untuk memastikan semua nampan (food tray) bebas dari kuman dan bakteri.
Presiden pun tampak mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap—mulai dari masker, sarung tangan, hingga penutup kepala—saat memasuki area dapur utama. Di sana, Prabowo mengamati alur pengolahan makanan, mulai dari area pencucian bahan baku hingga gudang penyimpanan yang sudah tersertifikasi higienitas dan halalnya oleh BGN.
SPPG Polri Palmerah yang sudah beroperasi sejak 8 Januari 2026 ini merupakan bagian dari target besar pembangunan 1.179 unit SPPG di seluruh Indonesia. Melalui integrasi teknologi kesehatan dari Dokkes Polri, program ini diharapkan tidak hanya memberikan makanan gratis, tetapi juga menjamin kualitas hidup dan perlindungan gizi maksimal bagi generasi masa depan menuju Indonesia Emas 2045.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media