Nasional . 15/02/2026, 21:35 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Pemerintah memastikan layanan konsumsi bagi jamaah haji Indonesia di Mekkah memenuhi standar kualitas dan kebersihan tinggi, sekaligus menghadirkan cita rasa khas Nusantara yang akrab di lidah jamaah.
Melalui supervisi langsung di dapur penyedia konsumsi kawasan Safwat Al Wessam, Walyal Ahd District, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan komitmennya menjaga mutu layanan makanan selama musim haji 2026.
Menteri Haji dan Umrah, Moch Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa pengecekan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan dapur aktif beroperasi sesuai standar keamanan pangan internasional.
“Aspek kebersihan menjadi perhatian utama. Seluruh area penyimpanan bahan makanan dipastikan higienis dan memenuhi standar keamanan pangan. Pengecekan dilakukan mulai dari area dapur, proses memasak, hingga pengemasan,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (15/2/2026).
Supervisi ini bertujuan memastikan makanan yang disajikan kepada jamaah aman, layak konsumsi, serta diproduksi secara profesional.
Menariknya, dapur haji di Mekkah tetap mempertahankan cita rasa Nusantara. Penyedia konsumsi menggunakan bumbu masak asli dari Indonesia, termasuk beras yang didatangkan langsung dari Tanah Air.
Kebijakan ini diambil untuk menjaga konsistensi rasa, sehingga jamaah tetap dapat menikmati hidangan dengan rasa yang familiar selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Pemerintah juga menekankan agar proses pengolahan beras mengikuti standar yang biasa diterapkan di Indonesia. Tujuannya, tekstur dan kualitas nasi tetap terjaga sesuai selera jamaah Indonesia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media