Nasional . 16/02/2026, 14:56 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Fenomena langit langka kembali menyapa masyarakat dunia. Pada 17 Februari 2026, akan terjadi peristiwa astronomi spektakuler berupa Gerhana Matahari Cincin atau yang populer disebut sebagai “Cincin Api” (Ring of Fire). Fenomena ini selalu menarik perhatian karena menampilkan pemandangan unik berupa lingkaran cahaya terang yang mengelilingi bayangan Bulan.
Dilansir dari kajian akademis yang dipublikasikan melalui laman Universitas Negeri Malang serta laporan sains populer dari National Geographic Indonesia, gerhana kali ini memiliki jalur lintasan yang cukup ekstrem dan tidak melewati wilayah berpenduduk padat, termasuk Indonesia.
Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika posisi Bulan berada di titik terjauh dari Bumi atau yang disebut apogee. Karena jaraknya lebih jauh, ukuran tampak Bulan menjadi lebih kecil dari Matahari sehingga tidak mampu menutup seluruh piringan Matahari.
Akibatnya, bagian tepi Matahari masih terlihat dan membentuk lingkaran cahaya terang menyerupai cincin api. Inilah alasan fenomena ini dijuluki Ring of Fire.
Secara astronomis, fase cincin hanya bisa disaksikan di wilayah yang dilalui jalur antumbra, yaitu bayangan inti Bulan yang tidak sepenuhnya gelap.
Berdasarkan pemetaan astronomi global, jalur utama gerhana cincin 17 Februari 2026 sebagian besar melintasi kawasan kutub selatan dan wilayah samudra terpencil.
Wilayah utama yang dilintasi fase cincin sempurna adalah Antarktika. Di benua es ini, pengamat berpeluang melihat cincin api secara penuh.
Beberapa stasiun riset yang berada di jalur lintasan antara lain:
Concordia Station
Mirny Station
Namun, karena lokasinya ekstrem dan sulit diakses publik, hanya peneliti atau kru ekspedisi tertentu yang berkesempatan menyaksikan fase cincin sempurna secara langsung dari daratan.
Selain Antarktika, jalur antumbra juga melintasi perairan luas di Samudra Selatan. Pengamatan dari kapal riset atau ekspedisi laut menjadi salah satu opsi terbaik untuk melihat fenomena ini secara penuh.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media