Nasional . 18/02/2026, 13:26 WIB

Tito: 12.994 Warga Masih Mengungsi Pascabanjir di Sumatera dan Aceh, 1.205 Orang Meninggal

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Mendagri Tito Karnavian melaporkan ribuan warga masih bertahan di pengungsian setelah banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.

"Pengungsi juga tadinya 2 juta lebih, sekarang menjadi lebih kurang 12.994," kata Tito dalam rapat bersama pimpinan DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.

Sumatera Barat: Pengungsi Nol, Ratusan Korban Jiwa

Untuk wilayah Sumatera Barat, Tito memastikan tidak ada lagi warga yang mengungsi. Sebelumnya, jumlah pengungsi sempat mencapai 16.164 orang.

"Untuk Sumatera Barat pengungsi saat ini sudah nol dari sebelumnya 16.164. Ada yang sudah pulang kembali mendapatkan bantuan stimulan untuk rumah rusak ringan maupun sedang, sedangkan yang berat atau hilang tinggal di huntara maupun mendapatkan dana tunggu hunian," kata Tito.

Namun demikian, korban jiwa di Sumbar tercatat cukup besar, yakni 267 orang meninggal dunia dan 70 orang masih dinyatakan hilang.

Ia merinci, dari 19 kabupaten/kota di Sumbar, sebanyak 16 daerah terdampak. Bencana tersebut menjangkau 125 kecamatan dan 568 desa, serta menyebabkan kerusakan rumah, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, jembatan, rumah ibadah, dan infrastruktur jalan.

"Untuk Sumatra Barat, 16 dari 19 kabupaten yang ada terdampak, 125 kecamatan, dan desa 568. Juga ada kerusakan-kerusakan baik rumah maupun fasdik, faskes, jembatan, rumah ibadah, jalan, sebagaimana dalam data," imbuhnya.

Dampak Luas di Pulau Sumatera

Secara keseluruhan, banjir bandang yang terjadi mengakibatkan 1.205 orang meninggal dunia dan 139 lainnya hilang. Total wilayah terdampak meliputi 52 kabupaten/kota, 491 kecamatan, dan 4.511 desa.

Selain kerusakan hunian warga, bencana juga merusak berbagai fasilitas umum seperti sekolah, layanan kesehatan, jembatan, dan tempat ibadah.

Sumatera Utara dan Aceh Masih Miliki Pengungsi

Di Sumatera Utara, jumlah pengungsi yang semula mencapai 53.523 orang kini tersisa 850 orang. Mereka terpusat di Kabupaten Tapanuli Tengah.

"Pengungsi yang semula 53.523 itu ada 850 lagi. Ini ada di satu tempat saja yaitu di Tapanuli Tengah, di samping ada kerusakan rumah lebih kurang 30.000 lebih baik yang rumah ringan, sedang, maupun berat sudah kami klasifikasikan sebagaimana dalam data di sebelah kanan atas," jelas Tito.

Data menunjukkan 18 kabupaten/kota, 163 kecamatan, dan 897 desa di Sumut terdampak. Kerusakan juga mencakup fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga rumah ibadah. Korban jiwa di wilayah ini tercatat 376 orang meninggal dunia dan 40 orang hilang.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com