Megapolitan . 19/02/2026, 10:31 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan perbaikan permanen pada ruas Jalan Raya Pasar Kemis–Rajeg akan segera direalisasikan. Proyek infrastruktur sepanjang 3,3 kilometer yang sempat menjadi sorotan publik tersebut dijadwalkan mulai dikerjakan setelah Ramadhan 1447 Hijriah atau sekitar April 2026.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa perbaikan ini merupakan bagian dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2026. Secara keseluruhan, terdapat 219 titik jalan di bawah kewenangan kabupaten yang masuk dalam daftar perbaikan tahun ini.
“Berdasarkan program RPJMD, tahun 2026 ini memang terdapat 219 titik jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten yang akan diperbaiki,” ujar Iwan saat dikonfirmasi di Tangerang, dikutip Kamis (19/2/2026).
Untuk menangani kerusakan di Jalan Raya Pasar Kemis–Rajeg, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp 26,61 miliar. Selain ruas tersebut, DBMSDA juga memprioritaskan perbaikan di Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan dengan alokasi anggaran mencapai Rp 30 miliar yang saat ini sudah masuk dalam tahap lelang. Ruas lain yang menjadi fokus meliputi Jalan Raya Cikupa–Pasar Kemis.
Iwan menambahkan, meskipun perbaikan permanen baru akan dimulai pasca-Lebaran, langkah mitigasi melalui pemeliharaan rutin telah dilakukan sejak Januari hingga awal Februari 2026 di ratusan titik terdampak.
Tingginya intensitas curah hujan di wilayah Jabodetabek dan Banten diakui menjadi faktor utama percepatan kerusakan jalan. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Tangerang, namun juga menjadi persoalan krusial di wilayah lain, termasuk DKI Jakarta.
“Saat curah hujan tinggi, kerusakan jalan meningkat signifikan. Masalah jalan pascabanjir ini memang sangat krusial bagi mobilitas warga,” tuturnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi kepadatan arus lalu lintas selama proses pengerjaan berlangsung.
"Pihak dinas berkomitmen memasang rambu informasi dan penanda di titik-titik pengerjaan guna meminimalisir risiko kecelakaan dan kemacetan bagi pengguna jalan," tandasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media