Nasional . 20/02/2026, 06:10 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Menteri Agama (Menang) Nasaruddin Umar buka suara terkait polemik dugaan gratifikasi atas penggunaan jet pribadi saat menghadiri peresmian Gedung Balai Sarkiah di Takalar, Sulawesi Selatan, Minggu 15 Februari 2026. Ia menegaskan kehadirannya dalam agenda tersebut semata-mata untuk memenuhi undangan keluarga.
Pernyataan itu disampaikan Nasaruddin saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis 18 Februari sore.
“Saya enggak tahu. Saya diundang untuk meresmikan madrasahnya. Tiba-tiba, masa saya tidak datang,” kata dia.
Saat disinggung apakah fasilitas jet pribadi yang digunakannya bisa dikategorikan sebagai gratifikasi, Nasaruddin membantah anggapan tersebut.
“Enggak tahu. Terserah. Saya diundang meresmikan masa (tidak datang), apanya gratifikasi? Dia enggak ada hubungan resmi dengan kita,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihak yang mengundangnya memiliki hubungan keluarga dengannya. Karena itu, menurutnya, kehadiran dalam acara tersebut merupakan hal yang wajar.
“Istrinya itu kan keluarga. Jadi hubungan saya kekeluargaan. Jadi keluarga yang mengundang saya untuk meresmikan pondoknya, ya masa saya enggak datang,” ucap dia.
Nasaruddin juga menyebut latar belakang keluarganya yang berasal dari Takalar, Sulawesi Selatan.
“Dia itu orang Takalar. Paman saya juga di sana, di Takalar itu. Jadi keluarga,” katanya.
Menanggapi persepsi publik yang berkembang, ia kembali menegaskan tidak ada unsur gratifikasi dalam kunjungan tersebut.
“Iya kalau keluarga sih enggak ada lah,” lanjutnya.
Isu ini sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial X. Kunjungan Nasaruddin ke Sulawesi Selatan disebut-sebut menggunakan jet pribadi milik Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO).
Pihak Kementerian Agama membantah bahwa penggunaan jet tersebut termasuk bentuk gratifikasi. Kemenag menyatakan Menag hanya memenuhi undangan peresmian gedung Balai Sarkiah milik OSO.
Pada 16 Februari 2026, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, memberikan penjelasan resmi terkait penggunaan jet pribadi tersebut. Ia menyebut pesawat tersebut dipinjamkan demi efisiensi waktu di tengah padatnya agenda Menag.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media