Ekonomi . 20/02/2026, 17:22 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Pesan ini jelas bagi para pengusaha: pemerintah tidak akan mentolerir segala bentuk manipulasi harga yang merugikan masyarakat. Jika ada yang nekat bermain api, bersiaplah menghadapi konsekuensi berat.
Mentan Amran menegaskan bahwa sanksi penyegelan unit usaha siap menanti bagi siapa saja yang terbukti sengaja menaikkan harga di atas batas wajar. Tindakan tegas ini diambil demi menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.
"Jangan mengganggu pemerintah. Jangan mengganggu rakyat. Jangan mengganggu saudara kita yang sedang puasa," serunya dengan nada lantang.
Bagi Anda yang mungkin mulai cemas akan ketersediaan bahan pangan, Mentan Amran memberikan jaminan penuh. Pasokan pangan nasional selama Ramadhan dipastikan melimpah ruah. Stok beras aman, daging stabil, kentang berlimpah, dan komoditas pendukung lainnya terpantau dalam kondisi prima.
Bahkan, Mentan Amran mengosongkan kantor pusatnya untuk menerjunkan tim pengawas ke seluruh penjuru negeri. Pengawasan dilakukan 24 jam penuh, memastikan setiap laporan kenaikan harga yang tidak wajar dapat segera ditindaklanjuti oleh tim lapangan.
Jadi, jangan sampai Anda tertipu harga mahal! Jika menemukan kejanggalan harga yang jauh melampaui HET, segera laporkan. Satgas Pangan dan tim Kementerian Pertanian siap bertindak. Keberhasilan menurunkan harga dalam hitungan menit hari ini menjadi bukti nyata bahwa stabilitas pangan bisa tercapai jika pengawasan dilakukan dengan ketat. Mari kita nikmati Ramadhan tanpa dibebani harga pangan yang tak masuk akal! (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media