Internasional . 23/02/2026, 16:36 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Namun, kemiskinan membawanya ke jalan gelap sejak usia 14 tahun sebagai penjaga ladang ganja.
Sempat menyusup ke California, Amerika Serikat, El Mencho ditangkap berkali-kali atas kasus perampokan hingga distribusi heroin di San Francisco dan Texas.
Secara ironis, ia sempat bekerja sebagai petugas kepolisian di Jalisco pada era 90-an sebelum akhirnya membelot ke Kartel Milenio.
Memanfaatkan kekosongan kekuasaan pada 2009, ia membentuk faksi sendiri yang kemudian dikenal sebagai mesin pembunuh paling efisien di Meksiko.
Di bawah komando El Mencho, CJNG bukan sekadar kartel, melainkan organisasi paramiliter yang brutal.
Mereka dikenal karena:
• Sekolah Teror: Kamp pelatihan rahasia di mana anggota baru dipaksa melakukan tindakan sadis untuk membuktikan loyalitas.
• Pembantaian Massal: Pada 2019, mereka menggantung 19 jasad yang telah dimutilasi di sebuah jembatan sebagai peringatan bagi rival.
• Serangan Pejabat: Menembak jatuh helikopter militer pada 2015 dan mencoba membunuh Kepala Keamanan Kota Meksiko, Omar García Harfuch, pada 2020.
Amerika Serikat memasukkan El Mencho dalam daftar buronan paling dicari dan menawarkan imbalan hingga 15 juta dolar AS untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.
Operasi yang menewaskan El Mencho melibatkan militer, badan intelijen nasional, serta jaksa federal.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media