Megapolitan . 23/02/2026, 22:12 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Nurul Ulum, Perumahan PWS, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Senin (23/2/2026).
Dalam kunjungannya, Maesyal menegaskan bahwa Tarling bukan sekadar agenda rutin, melainkan tradisi panjang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk merajut silaturahmi dengan warga.
Melanjutkan Tradisi Pemimpin Terdahulu
Maesyal menjelaskan, kegiatan Tarling telah melegenda sejak masa kepemimpinan bupati-bupati terdahulu, mulai dari Tadjus Sobirin, Saefullah AR, Agus Junara, Ismet Iskandar, hingga Ahmed Zaki Iskandar.
Sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, tradisi ini kembali digulirkan secara penuh sejak tahun 2025 dan berlanjut pada Ramadan 2026.
"Alhamdulillah kita mulai lagi. Mudah-mudahan tidak ada lagi gangguan seperti pandemi, sehingga kita bisa khusyuk melaksanakan tarawih berjemaah dan kegiatan keagamaan lainnya," ujar Maesyal Rasyid di hadapan jemaah.
Tahun ini, Pemkab Tangerang membagi tim Tarling ke dalam tujuh kelompok. Tim tersebut melibatkan Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, hingga jajaran Forkopimda seperti Kapolres, Dandim, dan Kajari untuk memastikan jangkauan pelayanan yang lebih luas.
Di sela-sela kegiatan ibadah, Maesyal juga menunjukkan keterbukaannya terhadap kritik masyarakat, terutama mengenai kondisi infrastruktur jalan yang masih memerlukan perbaikan.
Ia memastikan bahwa aspirasi warga telah ditampung dan saat ini sedang dalam proses birokrasi teknis.
"Kalau ada yang kurang, yang belum maksimal, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Terkait infrastruktur jalan, saat ini sedang dalam proses tender dan akan dilaksanakan perbaikan secara bertahap," tegasnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk aktif melaporkan kendala wilayah melalui saluran komunikasi yang tersedia agar pemerintah dapat memberikan respons cepat.
Menutup sambutannya, Maesyal mengajak warga memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat kebersamaan. Ia meyakini silaturahmi antara umara (pemerintah) dan masyarakat akan membawa dampak positif bagi daerah.
"Dengan silaturahmi, insya Allah kita mendapatkan tiga hal: panjang umur, dilimpahkan rezeki, dan bertambah saudara," pungkasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media