Ekonomi . 23/02/2026, 17:10 WIB

Waduh! Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Terancam Stop, Dasco: Tunggu Presiden Prabowo Pulang!

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

"Tentunya juga presiden akan meminta pendapat dan mengkalkulasi kesiapan dari perusahaan dalam negeri. Nah sehingga kami sudah menyampaikan pesan untuk ditunda dulu," imbuh Dasco, menjelaskan alasan strategis di balik langkahnya yang patut diapresiasi. Upaya ini sejalan dengan semangat kemandirian industri yang terus digaungkan oleh pemerintah.

Jika ternyata perusahaan dalam negeri mampu menyuplai kebutuhan mobil pikap tersebut, maka kontrak besar dengan India bisa jadi dievaluasi total, atau bahkan dialihkan sepenuhnya ke produsen lokal. Ini akan menjadi pukulan telak bagi importir, sekaligus angin segar bagi industri otomotif tanah air yang membutuhkan stimulus.

Tunggu Kalkulasi Final Presiden, Industri Otomotif Menanti

Hingga saat ini, pelaku industri otomotif dan masyarakat luas masih dibuat penasaran menanti kepastian hasil evaluasi tersebut. Jika rencana impor ini tetap berjalan, jalanan desa dan kelurahan di seluruh penjuru Indonesia bisa saja segera dipenuhi oleh ribuan unit Scorpio Pikup dan truk Tata Motors. Namun, sebaliknya, jika Presiden memutuskan untuk memprioritaskan karya anak bangsa, peta persaingan otomotif tahun 2026 akan mengalami perubahan drastis.

DPR berharap besar agar pemerintah tidak mengambil langkah sepihak yang dapat merugikan ekosistem industri nasional. Keputusan final kini sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo sekembalinya ke tanah air. Beliau akan memastikan apakah impor ratusan ribu unit mobil ini memang benar-benar mendesak, atau justru dapat sepenuhnya dipenuhi oleh keringat para pekerja di pabrik-pabrik lokal kita. - Anisha Aprilia/Disway

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com