Pendidikan . 24/02/2026, 16:42 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Keterampilan Sosial Jadi Kunci Penting
Masuk SD berarti masuk ke lingkungan sosial yang lebih luas. Anak akan bertemu teman baru dengan karakter yang berbeda-beda.
Michelle menyoroti pentingnya kemampuan anak untuk:
Bermain secara bergiliran
Berbagi dengan teman
Menghadapi konflik kecil tanpa ledakan emosi
Tidak langsung menangis atau menyerang saat merasa tidak nyaman
Kemampuan ini menunjukkan bahwa anak sudah memiliki kontrol diri yang cukup baik. Sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga tempat belajar bersosialisasi.
Interaksi dengan guru juga menjadi bagian penting. Anak perlu tahu cara menyapa, meminta bantuan dengan sopan, dan memahami bahwa guru adalah figur otoritas yang perlu dihormati.
Kesiapan Emosi Tak Kalah Penting
Perkembangan emosi menjadi faktor krusial dalam menentukan kesiapan anak masuk SD. Anak yang siap sekolah umumnya sudah bisa menyampaikan perasaan atau kebutuhannya dengan kata-kata.
Misalnya, ketika merasa sedih, lapar, atau kesulitan memahami pelajaran, anak mampu mengungkapkannya secara verbal, bukan dengan tantrum atau perilaku agresif.
Kemampuan ini membuat proses adaptasi di sekolah menjadi lebih lancar. Anak tidak mudah frustrasi dan lebih mampu mengelola tekanan ringan yang mungkin muncul di lingkungan baru.
Kemampuan Bahasa Reseptif dan Ekspresif
Selain aspek sosial dan emosi, kemampuan bahasa juga perlu diperhatikan. Michelle menjelaskan pentingnya kemampuan reseptif dan ekspresif.
Kemampuan reseptif berarti anak mampu memahami instruksi sederhana, seperti:
“Tolong simpan bukunya.”
“Ayo duduk yang rapi.”
Sementara kemampuan ekspresif adalah kemampuan menyampaikan pikiran dan kebutuhan secara dua arah. Anak bisa menjawab pertanyaan, mengajukan pertanyaan balik, dan terlibat dalam percakapan sederhana.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media