Internasional . 25/02/2026, 10:10 WIB

BEREBUT TAHTA! FAKTA GILA 2 RAKSASA KARTEL NARKOBA: Sinaloa & CJNG, ‘Pemberi Kerja' Terbesar ke-5 di Meksiko

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

Fin.co.id – Tewasnya Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho pada 22 Februari 2026 menjadi titik balik penting dalam dinamika kejahatan terorganisir di Meksiko.

Bos besar Jalisco New Generation Cartel (CJNG) itu tewas setelah baku tembak sengit dengan militer Meksiko dalam operasi yang didukung intelijen Amerika Serikat.

Tak lama setelah pengumuman resmi pemerintah, berbagai wilayah dilanda aksi balasan terkoordinasi berupa pembakaran kendaraan dan blokade jalan besar-besaran.

Taktik yang dikenal sebagai narcobloqueos tersebut kembali menegaskan reputasi Meksiko sebagai “narco-state”, istilah yang merujuk pada negara yang institusinya terpapar pengaruh kuat jaringan narkoba.

Namun di balik gejolak itu, panggung utama sebenarnya dikuasai oleh dua kekuatan besar: Sinaloa Cartel dan CJNG.

Peran Meksiko dalam pasar gelap dunia semakin krusial, terutama sebagai pemasok utama fentanyl ke Amerika Serikat.

Data Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS menunjukkan ribuan kilogram fentanyl disita hanya dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, dengan sebagian besar berasal dari koridor perbatasan barat daya.

Dominasi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan publik Amerika, tetapi juga memperkuat posisi kartel sebagai aktor transnasional dengan sumber daya finansial luar biasa.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science pada 2023 memperkirakan sekitar 175.000 orang terlibat aktif dalam jaringan kriminal di Meksiko, angka yang menjadikan mereka salah satu “pemberi kerja” terbesar di negara tersebut.

“Skala operasinya menyerupai korporasi multinasional, tetapi dengan struktur kekerasan paramiliter,” ujar seorang analis keamanan regional.

Kartel Sinaloa: Dinasti Lama dengan Jaringan Global

Sebagai organisasi tertua dan paling mapan, Sinaloa Cartel telah lama menjadi simbol kekuatan dunia bawah Meksiko.

Berbasis di negara bagian Sinaloa, kartel ini dikenal sebagai produsen dan distributor utama fentanyl, kokain, metamfetamin, hingga ganja.

Menurut Drug Enforcement Administration (DEA), jaringan Sinaloa membentang ke setidaknya 40 negara, mencakup Amerika Utara, Eropa, Asia, dan Australia.

Model operasinya bersifat terdesentralisasi, memungkinkan adaptasi cepat terhadap pasar lokal.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com