Internasional . 27/02/2026, 16:44 WIB

PERANG PECAH! Pakistan Bombardir Kota-kota Besar di Afghanistan

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Perang pecah di Asia Selatan! Pakistan membombardir kota-kota besar di Afghanistan, termasuk ibu kota Kabul, Jumat, 27 Februari 2026.

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif menyatakan kedua negara tetangga tersebut berada dalam status "perang terbuka", setelah berbulan-bulan terjadi bentrokan saling balas.

Ia juga menegaskan akan melakukan "konfrontasi habis-habisan" dengan pemerintah Taliban.

"Kesabaran kami telah mencapai batasnya. Sekarang ini adalah perang terbuka antara kami dan Anda," tulis Asif di platform media sosial X.

Sasaran serangan Udara Pakistan adalah sistem pertahanan Taliban. "Target pertahanan Taliban Afghanistan menjadi sasaran di Kabul, Paktia (provinsi) dan Kandahar," tulis Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar di X.

Operasi terbaru Pakistan terjadi setelah pasukan Afghanistan menyerang pasukan perbatasan Pakistan pada Kamis, 26 Februari 2026 malam, menyusul serangan udara sebelumnya oleh Islamabad.

Dalam beberapa bulan terakhir, hubungan antara kedua negara tetangga tersebut memang kian memburuk. Pakistan menuduh Afghanistan gagal bertindak melawan kelompok militan yang melakukan serangan di Pakistan, yang dibantah oleh pemerintah Taliban.

Sebagian besar serangan diklaim oleh Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), sebuah kelompok militan yang telah meningkatkan serangan di Pakistan sejak Taliban Afghanistan kembali berkuasa di Kabul pada tahun 2021.

Jet Pakistan Menerobos Wilayah Udara Afghanistan

Seorang reporter AFP di kota Kandahar, Afghanistan selatan, tempat Pemimpin Tertinggi Hibatullah Akhundzada bermarkas, mengaku mendengar jet di atas kepala.

Pemerintahan Taliban mengkonfirmasi serangan udara Pakistan. Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan tidak ada korban jiwa.

Beberapa jam sebelumnya, Mujahid mengumumkan "operasi ofensif skala besar" di perbatasan "sebagai tanggapan atas pelanggaran berulang oleh militer Pakistan".

Kementerian Pertahanan Afghanistan melaporkan delapan tentaranya tewas dalam serangan darat tersebut.

Seorang pejabat Afghanistan melaporkan beberapa warga sipil terluka di dekat penyeberangan perbatasan Torkham, di sebuah kamp untuk orang-orang yang kembali dari Pakistan.

"Sebuah peluru mortir telah menghantam kamp dan sayangnya tujuh pengungsi kami terluka, dan kondisi seorang wanita serius," kata Qureshi Badlun, kepala informasi di provinsi Nangarhar.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com