Megapolitan . 27/02/2026, 10:50 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
fin.co.id - Jalur arteri Jalan S Parman, Jakarta Barat, sempat mengalami kelumpuhan arus lalu lintas pada Jumat pagi, 27 Februari 2026. Hal ini terjadi setelah satu unit truk trailer sumbu tiga tanpa muatan menghantam keras pembatas jalan atau separator busway Transjakarta. Kecelakaan tunggal tersebut tepatnya berlokasi di seberang Mall Taman Anggrek, mengarah ke kawasan Tomang.
Petugas kepolisian segera turun tangan untuk mencairkan kepadatan yang sempat mengular cukup panjang akibat insiden yang terjadi sejak dini hari tersebut.
Kronologi Truk "Nyangkut" di Atas Beton
KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudarmo, menjelaskan bahwa insiden bermula sekitar pukul 05.00 WIB. Truk kosong tersebut kehilangan kendali di pertigaan Gelong dan menabrak separator hingga bagian kanan kendaraan tersangkut di atas beton. Kondisi ban yang terjepit membuat kendaraan besar itu tidak berdaya dan menutup sebagian laju kendaraan lain.
Hantaman keras tersebut mengakibatkan beton pembatas jalan hancur berserakan di badan jalan. Foto dan video yang diunggah akun resmi TMC Polda Metro Jaya memperlihatkan kerusakan cukup parah pada infrastruktur pembatas jalur Transjakarta tersebut.
Kemacetan Panjang hingga Flyover Grogol
Keberadaan truk yang melintang di jalur arteri memicu perlambatan arus yang signifikan. Sudarmo menyebutkan bahwa buntut kepadatan kendaraan bahkan sempat mencapai Flyover (FO) Grogol yang mengarah ke Tomang. Para pengendara harus merayap perlahan saat proses evakuasi sedang berlangsung.
Pihak kepolisian mulai melakukan upaya penderekan pada pukul 06.30 WIB. Selama proses pengangkatan truk, petugas sempat menghentikan sementara laju kendaraan yang melintas untuk memberikan ruang bagi mobil derek bekerja secara aman.
Arus Lalu Lintas Berangsur Normal
Setelah melalui proses yang cukup sulit selama 1,5 jam, tim evakuasi akhirnya berhasil mengangkat badan truk pada pukul 08.00 WIB. Truk trailer tersebut langsung ditarik keluar dari sangkutan beton dan arus lalu lintas mulai menunjukkan tanda-tanda pencairan.
Laporan terbaru dari TMC Polda Metro Jaya pada pukul 08.25 WIB mengonfirmasi bahwa jalur di sekitar lokasi kejadian kini sudah kembali normal. Petugas di lapangan tetap melakukan pengawasan untuk memastikan tidak ada lagi sisa-sisa beton yang membahayakan pengguna jalan lainnya. Meski jalur sudah bisa dilalui dengan lancar, para pengendara tetap diimbau untuk waspada dan menjaga jarak aman.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media