Pendidikan . 28/02/2026, 12:08 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Pernyataan ini sekaligus menjawab kekhawatiran sebagian pihak yang menilai adanya pergeseran anggaran akibat program prioritas nasional lainnya.
Kebijakan ini tidak hanya soal kenaikan nominal tunjangan, tetapi juga menyentuh aspek tata kelola. Reformasi penyaluran dinilai sebagai langkah strategis untuk memperbaiki sistem yang selama ini kerap dikeluhkan karena lambat dan berbelit.
Dengan transfer langsung ke rekening guru:
Proses pencairan menjadi lebih cepat
Transparansi meningkat
Risiko penundaan berkurang
Kepastian penghasilan lebih terjamin
Bagi guru honorer, perubahan ini bisa menjadi angin segar setelah bertahun-tahun menghadapi ketidakpastian jadwal pembayaran.
Pemerintah berharap kebijakan baru ini dapat meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru. Dengan kesejahteraan yang lebih baik, kualitas pengajaran diharapkan ikut terdongkrak.
Reformasi ini juga menjadi sinyal bahwa sektor pendidikan tetap menjadi fondasi utama pembangunan nasional. Di tengah berbagai program prioritas, pemerintah menegaskan bahwa guru dan sekolah tetap berada di garis depan perhatian.
Kini, para guru tinggal menunggu implementasi teknis di lapangan berjalan lancar. Jika sistem benar-benar konsisten dan tanpa hambatan, kebijakan ini berpotensi menjadi salah satu langkah reformasi pendidikan paling terasa dalam beberapa tahun terakhir. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media