Bahaya Penambahan Layer Cukai Rokok: Anak Muda Jadi Tumbal Kebijakan 'Sesat Nalar'
Wacana penambahan layer cukai rokok dinilai sesat nalar. Simak dampak buruk kebijakan ini bagi kesehatan anak, rokok ilegal, dan masa depan demografi RI.
Tuntutan Pembatalan dan Kembali ke Khittah
Tulus Abadi mendesak agar Menkeu Purbaya membatalkan wacana ini. Ia mencurigai bahwa kebijakan tersebut didorong oleh kepanikan pemerintah dalam mengejar target pendapatan negara di tengah beban utang yang kian menggunung. Ia menegaskan bahwa pemerintah seharusnya kembali pada mandat Undang-Undang, di mana cukai diposisikan sebagai alat pengendalian, bukan alat eksploitasi pendapatan.
"Paradigma Menkeu Purbaya harus kembali kepada khittah dan filosofi universal perihal cukai, bahwa cukai adalah untuk pengendalian konsumsi, bukan untuk eksploitasi pendapatan negara," pungkasnya. (*)