Internasional . 03/03/2026, 06:12 WIB

Perang AS-Israel VS Iran Makin Membara! Korban di Teheran Kini Capai 555 Orang

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Sedikitnya 555 orang dilaporkan tewas akibat rangkaian serangan Amerika Serikat dan Israel di berbagai wilayah Iran. Data tersebut disampaikan Palang Merah Iran di tengah gelombang serangan yang masih berlangsung, disertai aksi balasan Teheran terhadap target Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Pada Senin pagi, sedikitnya 35 orang dilaporkan meninggal dunia di Provinsi Fars, Iran selatan, sebagaimana diberitakan kantor berita Mehr. Sementara itu, lebih dari 20 orang tewas dalam serangan di Lapangan Niloofar, Teheran. Kantor berita Fars juga melaporkan dua korban jiwa di Sanandaj, Iran tengah, setelah sejumlah bangunan tempat tinggal di dekat kantor polisi hancur akibat serangan.

Menurut kantor berita Tasnim, pasukan AS dan Israel menembakkan enam rudal ke sejumlah titik di kota tersebut, termasuk kawasan padat penduduk. Situasi ini memperlihatkan bahwa serangan tidak hanya menyasar fasilitas strategis, tetapi juga area sipil.

Duta Besar Iran untuk Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Reza Najafi, mengatakan serangan udara AS-Israel pada Minggu turut menargetkan fasilitas pengayaan nuklir Natanz. Ia membantah tuduhan bahwa Iran berupaya mengembangkan senjata nuklir.

“Alasan mereka bahwa Iran ingin mengembangkan senjata nuklir hanyalah kebohongan besar,” kata Najafi kepada wartawan, seraya menyebut fasilitas tersebut bersifat “damai”.

Hingga kini, Israel dan Amerika Serikat belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi serangan terhadap lokasi tersebut.

Laporan jurnalis Al Jazeera dari Teheran menyebut kekhawatiran meningkat seiring bertambahnya korban sipil. Ia menuturkan bahwa serangan tidak hanya menyasar pusat politik atau markas militer, tetapi juga bangunan sipil.

“Ini menunjukkan luasnya serangan terhadap Iran, dengan serangan yang menargetkan tidak hanya pusat-pusat politik dan markas militer,” katanya. “Kami menyaksikan kerusakan pada bangunan sipil, dengan beberapa di antaranya hancur total dalam beberapa kasus. Dan ini mengkhawatirkan karena korban jiwa sipil terus meningkat.”

Rekaman video yang telah diverifikasi juga memperlihatkan kepulan asap tebal di dekat bandara internasional di Kermanshah, Iran tengah.

Otoritas Iran sebelumnya melaporkan bahwa korban tewas akibat serangan terhadap sekolah perempuan di Minab pada Sabtu meningkat menjadi 180 orang. Kepala hubungan masyarakat Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, menyatakan rudal “jenis yang sama” juga digunakan dalam serangan terhadap Rumah Sakit Gandhi di Teheran pada Minggu. Rumah sakit tersebut mengalami kerusakan parah dan para pasien terpaksa dievakuasi.

Selain itu, gedung Layanan Darurat Teheran di pusat kota dilaporkan mengalami “kerusakan serius” akibat serangan rudal pada Senin.

“Beberapa petugas darurat terluka dalam insiden ini, tetapi sebagian besar dalam kondisi baik,” ujar juru bicara layanan darurat, seperti dikutip Tasnim.

Ledakan juga terdengar di Teheran saat serangan udara menyasar area dekat Lapangan Revolusi, lokasi demonstrasi warga yang mengecam agresi AS-Israel. Pertahanan udara Iran dilaporkan berhasil mencegat serangan tersebut.

Di sisi lain, militer Israel menyatakan Iran kembali meluncurkan sejumlah rudal pada Senin. Sistem pertahanan udara diaktifkan untuk mencegat proyektil, dan warga diminta segera berlindung hingga situasi dinyatakan aman.

Polisi Israel melaporkan sembilan orang tewas akibat serangan rudal Iran di Beit Shemesh, Israel tengah. Sebelas orang lainnya dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian tim penyelamat.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com