Nasional . 04/03/2026, 20:03 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Di akhir rangkaian, Menteri Agama akan menyampaikan hasil Sidang Isbat kepada publik secara resmi.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menegaskan bahwa seluruh tahapan dilakukan secara sistematis dan transparan.
Kombinasi pendekatan ilmiah (hisab) dan observasi langsung (rukyat) menjadi fondasi utama dalam penetapan awal bulan Syawal.
Dalam beberapa tahun terakhir, perbedaan metode penentuan awal bulan kerap menjadi perbincangan.
Karena itu, pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi sebelum memastikan tanggal perayaan.
Keputusan Sidang Isbat diharapkan dapat memberikan kepastian dan menjadi rujukan bersama.
Namun, publik tetap penasaran: akankah 1 Syawal 1447 H jatuh pada 20 Maret 2026 atau mundur sehari?
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media