Nasional . 06/03/2026, 09:10 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
Pada arus mudik, contraflow akan diterapkan di Tol Jakarta–Cikampek KM 47 hingga KM 70. Jadwalnya berlangsung pada 17 sampai 20 Maret 2026 pukul 14.00 hingga 00.00 WIB.
Selanjutnya skema serupa juga direncanakan pada 21 Maret 2026 pukul 12.00 hingga 20.00 WIB serta 22 Maret 2026 pukul 09.00 hingga 18.00 WIB.
Untuk arus balik, contraflow akan diterapkan di ruas yang sama tetapi dengan arah sebaliknya, yaitu dari KM 70 menuju KM 47 di Tol Jakarta–Cikampek. Pengaturan ini berlaku pada 23 hingga 29 Maret 2026 mulai pukul 14.00 WIB hingga tengah malam.
Selain itu, contraflow juga disiapkan di Tol Jagorawi KM 21 hingga KM 8. Kebijakan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 Maret 2026 dan 29 Maret 2026 pukul 14.00 hingga 19.00 WIB. Namun demikian, penerapan contraflow bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan.
Sebagai langkah tambahan untuk mengendalikan volume kendaraan, pemerintah juga akan menerapkan kebijakan ganjil genap di beberapa ruas tol yang diperkirakan mengalami lonjakan lalu lintas.
Aturan ini berlaku di Tol Karawang Barat KM 47 hingga Tol Kalikangkung KM 414 pada 17 sampai 20 Maret 2026 mulai pukul 14.00 hingga 00.00 WIB. Selain itu, sistem ganjil genap juga diterapkan di Tol Tangerang–Merak KM 31 hingga KM 98 dengan periode waktu yang sama.
Sementara untuk arus balik, kebijakan ganjil genap dijadwalkan mulai berlaku pada 29 Maret 2026 sejak pukul 00.00 WIB. Melalui berbagai strategi rekayasa lalu lintas tersebut, pemerintah berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih tertib serta meminimalkan potensi kemacetan di jalur utama yang setiap tahun dipadati kendaraan pemudik.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media