Internasional . 09/03/2026, 09:05 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
Dunia kini mengawasi dengan seksama setiap langkah pertama Mojtaba sebagai pemimpin tunggal Iran. Apakah ia akan melanjutkan kebijakan garis keras ayahnya atau mencari jalan tengah untuk meredakan tensi perang yang telah menghancurkan banyak infrastruktur vital di Teheran? Kematian istrinya, Zahra Haddad Adel, dalam serangan yang sama dengan ayahnya, diyakini akan semakin memperkeras sikapnya terhadap Israel dan Amerika Serikat.
Kini, di bawah bayang-bayang perang 12 hari yang telah menewaskan ribuan orang, Mojtaba Khamenei memikul beban sejarah untuk menjaga kelangsungan Revolusi Islam. Di tangan pria berusia 56 tahun inilah, nasib stabilitas Timur Tengah dan masa depan program nuklir Iran kini dipertaruhkan sepenuhnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media