Nasional . 10/03/2026, 15:03 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa melaksanakan salat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari No. 1901)
Hadis ini menunjukkan bahwa keikhlasan serta harapan akan pahala dari Allah menjadi kunci utama dalam menjalankan ibadah pada malam tersebut.
Rasulullah SAW pernah mengajarkan doa khusus kepada Aisyah RA untuk dibaca saat mencari malam Lailatul Qadar, terutama pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.
Doa tersebut berbunyi:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Doa ini menekankan permohonan ampunan, karena malam Lailatul Qadar merupakan kesempatan besar untuk membersihkan diri dari dosa.
Lailatul Qadar memiliki hubungan yang sangat erat dengan turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW.
Karena itu, salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah:
• Membaca Al-Qur’an (tilawah)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media