Megapolitan . 13/03/2026, 17:46 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Seorang aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) diduga menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Salemba, tepatnya di wilayah Senen.
Korban berinisial AY (27) diketahui menjabat sebagai Wakil Koordinator KontraS. Akibat kejadian tersebut, ia mengalami luka di beberapa bagian tubuh dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, aparat kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa pelaku serta apa motif di balik kejadian tersebut.
"Kami membenarkan adanya peristiwa dugaan penyiraman cairan berbahaya terhadap seorang korban di kawasan Salemba, Jakarta Pusat," katanya kepada wartawan, Jumat, 13 Maret 2026.
"Saat ini korban telah mendapatkan penanganan medis di RSCM, dan kepolisian sedang melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tersebut," lanjutnya.
Peristiwa itu terjadi ketika korban sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I. Secara tiba-tiba, seorang tak dikenal diduga menyiramkan cairan dari arah depan hingga menyebabkan korban terjatuh.
Setelah kejadian tersebut, korban meminta pertolongan kepada rekannya yang berinisial RFA (30) untuk segera dibawa ke rumah sakit.
"Korban kemudian dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RSCM untuk mendapatkan perawatan medis," ujarnya.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka pada kedua tangan, wajah, dada, serta mata sebelah kanan. Hingga kini, AY masih menjalani perawatan intensif.
Pihak kepolisian menegaskan akan menangani kasus ini dengan serius dan profesional. Polisi juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melaporkannya.
"Kami mengutamakan keselamatan korban serta akan menindaklanjuti setiap informasi dan alat bukti yang ada. Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui peristiwa ini atau memiliki informasi terkait agar segera melapor kepada pihak kepolisian terdekat," tegasnya.
Rafi Adhi/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media