Nasional . 13/03/2026, 21:32 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang terus meningkat mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap berbagai aktivitas internasional, termasuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
Komisi Nasional Haji menyebut keberlangsungan penyelenggaraan haji bagi jamaah Indonesia sangat bergantung pada kebijakan pemerintah Arab Saudi sebagai tuan rumah.
Ketua Komnas Haji, Mustolih Siradj mengatakan meningkatnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan di kawasan Timur Tengah, termasuk jalur penerbangan internasional menuju Arab Saudi.
Menurut Mustolih, faktor keamanan menjadi hal paling krusial dalam memastikan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, terutama karena Indonesia merupakan negara dengan jumlah jamaah haji terbesar di dunia.
“Keamanan dan ruang udara untuk penerbangan menjadi faktor sangat krusial, mengingat misi haji Indonesia merupakan rombongan terbesar dengan kuota sekitar 221 ribu jemaah,” ujar Mustolih, Jumat (13/3/2026).
Di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu, pemerintah Indonesia diminta bersikap sangat hati-hati dalam menentukan keputusan terkait keberangkatan jamaah haji tahun ini.
Mustolih menegaskan bahwa keselamatan jamaah harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil.
Namun di sisi lain, keputusan pembatalan keberangkatan secara sepihak juga bisa menimbulkan konsekuensi yang tidak kecil, terutama bagi sistem penyelenggaraan ibadah haji nasional.
Indonesia diketahui memiliki daftar tunggu haji yang sangat panjang, bahkan di beberapa daerah calon jamaah harus menunggu hingga puluhan tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci.
Jika pemberangkatan tahun ini dibatalkan, maka antrean keberangkatan bisa semakin menumpuk dan memperpanjang masa tunggu jamaah.
Selain persoalan antrean, pembatalan haji juga berpotensi menimbulkan masalah administratif dan finansial yang cukup kompleks.
Mustolih menjelaskan bahwa biaya penyelenggaraan haji yang telah dibayarkan oleh jamaah mencakup berbagai komponen layanan penting.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media