Nasional . 13/03/2026, 16:44 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
Buku terbaru tersebut akan memuat hasil penelitian terbarunya yang diklaim menemukan fakta berbeda dari kajian sebelumnya.
“Saya menemukan kebenaran melalui rekonstruksi dan uji coba selama tiga bulan terakhir. Semua itu akan saya tulis dalam buku baru yang mudah-mudahan selesai pada 2026,” kata Rismon.
Sebelumnya, Rismon juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Joko Widodo dan masyarakat atas polemik yang muncul terkait isu ijazah tersebut.
Permintaan maaf itu disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab setelah ia menemukan fakta baru dari penelitian lanjutan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum yang baik untuk saling memaafkan.
“Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat baik untuk saling memaafkan dan kembali merajut tali persaudaraan,” ujar Gibran dalam keterangan tertulis.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media