Internasional . 14/03/2026, 15:03 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Iran telah mengizinkan dua kapal pengangkut gas minyak cair (LPG) berbendera India untuk berlayar melalui Selat Hormuz. Sejak pecah perang dengan AS-Israel pada akhir Februari, Iran memblokir selat tersebut untuk lalu lintas kapal.
Dilaporkan Reuters, kapal tanker LPG berbendera India, Shivalik, melintasi Selat dengan pengawalan dari Angkatan Laut India, kata dua sumber, Jumat, 13 Maret 2026.
Sementara kapal kedua, Nanda Devi, diperkirakan akan melewati selat dalam beberapa jam ke depan. Shivalik dan Nanda Devi dimiliki oleh perusahaan pelayaran milik negara, Shipping Corp of India.
Shivalik, yang tiba di perairan Qatar pada 25 Februari, terakhir melaporkan posisinya pada 12 Maret berada di dalam zona ekonomi eksklusif hingga 24 mil dari Uni Emirat Arab, menurut data pelacakan di MarineTraffic.
Sementara Nanda Devi terakhir terlihat pada hari Jumat di perairan Iran, dekat pintu masuk Selat Hormuz, menurut data MarineTraffic.
Kapal tersebut telah singgah di pelabuhan Ras Laffan Qatar pada 27 Februari, sebelum berlayar ke perairan UEA, menurut data tersebut.
Sebelumnya, Perdana Menteri India, Narendra Modi mengatakan, ia telah berbicara dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan membahas transit barang dan energi dari Teluk.
Selama ini, India memang memiliki hubungan erat dengan Iran. Di saat kapal negara lain kesulitan menembus selat Hormuz, Duta Besar Iran untuk India, Mohammad Fathali, mengkonfirmasi jalur aman untuk kapal-kapal India.
"Karena kami percaya bahwa Iran dan India adalah teman. Kita memiliki kepentingan bersama dan nasib yang sama. Saya, sebagai duta besar Iran di India, ingin mengatakan kepada Anda bahwa pemerintah India, setelah perang, akan membantu kita di berbagai bidang," ujarnya.
India juga telah memberikan perlindungan kepada 183 pelaut Iran dari sebuah kapal yang berlabuh setelah perang pecah.
Kapal tersebut adalah salah satu dari tiga kapal yang telah berpartisipasi dalam latihan di India; salah satu kapal lainnya tenggelam oleh torpedo AS di lepas pantai Sri Lanka.
Sebuah pesawat sewaan yang diatur oleh Iran dilaporkan berangkat dari India selatan pada Jumat malam, membawa beberapa pelaut dari kapal angkatan laut yang telah berlabuh di negara itu, serta jenazah anggota kru yang tewas dalam serangan AS di lepas pantai Sri Lanka, menurut dua sumber kepada Reuters.
Pesawat tersebut sebelumnya lepas landas dari Sri Lanka membawa jenazah 84 pelaut Iran yang tewas dalam serangan kapal selam AS terhadap kapal perang di lepas pantai pulau itu pekan lalu, kata seorang pejabat India yang mengetahui langsung masalah tersebut.
Pesawat itu kemudian mendarat di kota Kochi di India selatan sebelum berangkat dengan membawa pelaut dari kapal Iran lainnya dan beberapa turis Iran yang terdampar di India, tambah pejabat itu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media