Nasional . 15/03/2026, 11:51 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan, umat Islam biasanya semakin meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah. Hal ini dilakukan karena Ramadhan segera berakhir sekaligus untuk meraih kemuliaan malam yang paling dinanti, yaitu Lailatul Qadar.
Malam Lailatul Qadar memiliki keutamaan luar biasa. Dalam ajaran Islam dijelaskan bahwa siapa saja yang beribadah pada malam tersebut akan mendapatkan pahala setara dengan ibadah selama seribu bulan, atau sekitar 83 tahun lebih. Karena itu, malam ini dianggap sebagai bentuk kasih sayang Allah SWT yang sangat istimewa bagi umat Nabi Muhammad SAW.
Dalam berbagai riwayat, Muhammad mencontohkan untuk memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Rasulullah bahkan meningkatkan ibadahnya, membangunkan keluarga untuk beribadah, serta melakukan i’tikaf di masjid.
Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, shalat malam, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir demi meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.
Rumus Imam Al-Ghazali untuk Memperkirakan Lailatul Qadar
Sejumlah ulama mencoba meneliti tanda-tanda atau kemungkinan waktu datangnya Lailatul Qadar. Salah satu pendapat terkenal berasal dari ulama besar, Abu Hamid Al-Ghazali.
Dikutip dari lampung.nu.or.id dalam kitab I’anatut Thalibin, disebutkan bahwa Lailatul Qadar dapat diperkirakan dengan melihat hari pertama Ramadhan.
قال الغزالي وغيره إنها تعلم فيه باليوم الأول من الشهر فإن كان أوله يوم الأحد أو يوم الأربعاء فهي ليلة تسع وعشرين أو يوم الاثنين فهي ليلة إحدى وعشرين أو يوم الثلاثاء أو الجمعة فهي ليلة سبع وعشرين أو الخميس فهي ليلة خمس وعشرين أو يوم السبت فهي ليلة ثلاث وعشرين قال الشيخ أبو الحسن ومنذ بلغت سن الرجال ما فاتتني ليلة القدر بهذه القاعدة المذكورة.
Berikut kaidah yang dijelaskan Imam Al-Ghazali:
Pendapat ini juga diikuti oleh ulama sufi terkenal, Abu al-Hasan al-Shadhili. Ia bahkan pernah mengatakan bahwa sejak dewasa, malam Lailatul Qadar yang ia temui tidak pernah meleset dari kaidah tersebut.
Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Nahdlatul Ulama menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Jika mengikuti rumus Imam Al-Ghazali, maka kemungkinan besar Lailatul Qadar tahun ini jatuh pada malam ke-25 Ramadhan, yakni Sabtu malam Minggu, 14 Maret 2026.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media