Balik Kampung . 18/03/2026, 05:59 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Arah Barat, menuju Merak, juga tak kalah ramai dengan 303.113 kendaraan, atau 30,6% dari total.
Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 4,5% dibandingkan lalu lintas normal melalui Gerbang Tol Cikupa.
Untuk arah Selatan, menuju Puncak, tercatat 207.494 kendaraan, atau 20,9% dari total volume.
Meskipun jumlahnya lebih rendah, dengan penurunan 4,2% dari lalu lintas normal, arah Puncak tetap menjadi pilihan bagi sebagian pemudik melalui Gerbang Tol Ciawi.
Jasa Marga memproyeksikan puncak arus mudik Lebaran 2026 akan lebih padat dari yang sudah terjadi.
Pada hari H-5 libur Idulfitri, Senin, 16 Maret 2026, volume kendaraan yang keluar Jabotabek sudah mencapai 178.164 unit, naik 36,4% dari kondisi normal.
Bahkan, Jasa Marga memprediksi pada puncak arus mudik yang diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Maret 2026, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek bisa mencapai 259 ribu unit.
Angka ini akan meningkat tajam hingga 90,5% dibandingkan lalu lintas normal.
Lonjakan ini dipicu oleh kombinasi cuti bersama, libur Hari Suci Nyepi (18-19 Maret), dan cuti bersama Idulfitri (20 Maret).
Menghadapi potensi kepadatan ini, Jasa Marga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan mudik Lebaran dengan matang.
Rivan A. Purwantono menyarankan untuk menghindari jam-jam rawan kepadatan dan memanfaatkan informasi lalu lintas terkini.
"Manfaatkan informasi lalu lintas terkini yang tersedia secara real time, termasuk melalui aplikasi Travoy dan Radio Travoy FM," tegasnya.
Jasa Marga juga telah menyiapkan rest area fungsional di sepanjang ruas tol untuk membantu mendistribusikan arus kendaraan.
Selain 64 rest area yang beroperasi normal, tersedia 10 rest area fungsional tambahan serta 10 SPBU yang berlokasi strategis di luar jalan tol namun tetap mudah dijangkau.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media