Nasional . 19/03/2026, 23:50 WIB

Lebaran Jatuh Hari Jumat? Rasulullah SAW Tetap Salat Jumat Meski Hari Raya Idul Fitri, Ini Dalilnya

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

Menurut kajian Majelis Tarjih Muhammadiyah, keringanan tersebut bersifat situasional. Pada masa Nabi dan sahabat, lokasi pelaksanaan salat Id biasanya berada di luar kota.

Hal ini membuat sebagian orang harus menempuh perjalanan jauh. Jika mereka diwajibkan kembali untuk salat Jumat, tentu akan menimbulkan kesulitan.

Karena itu, dispensasi (rukhsah) diberikan khusus bagi mereka yang menghadapi kendala jarak dan akses. Berdasarkan pemahaman menyeluruh terhadap hadis dan konteks sejarah, Majelis Tarjih Muhammadiyah menyimpulkan:

  • Salat Id tetap dilaksanakan di pagi hari
  • Salat Jumat tetap dianjurkan di siang hari
  • Keringanan hanya berlaku bagi kondisi tertentu (misalnya jarak jauh)

Dengan demikian, bagi umat yang tinggal dekat masjid dan tidak memiliki kendala, menghadiri salat Jumat tetap menjadi pilihan utama.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com